
A. Pengertian Lingkungan Hidup
Lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda dan keadaan mahluk hidup termasuk didalamnya manusia dan perilakunya yang melangsungkan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta mahluk hidup lainnya. Berdasarkan pengertian lingkungan hidup, terdiri dari unsur-unsur biotik (mahluk hidup), unsur-unsur abiotik (mahluk tak hidup), dan unsur-unsur budaya. Kami akan menjelaskan unsur-unsur lingkungan hidup.
1. Unsur-unsur Biotik
Unsur biotik adalah unsur yang terdapat dalam lingkungan hidup untuk media saling berhubungan seperti manusia, hewan, tumbuhan dan jasad renik. Unsur biotik sangat berpengaruh bagi kehidupan kita karena kalau tidak ada unsur biotik maka kita tidak bisa berkembang biak secara sempurna.
2. Unsur-unsur Abiotik
Unsur abiotik adalah unsur yang terdapat dalam lingkungan hidup untuk media berlangsungnya kehidupan seperti tanah, air, udara, sinar matahari, dan lain-lain. Unsur abiotik juga berpengaruh bagi kehidupan karena unsur abiotiklah kebutuhan utama dalam berlangsungnya kehidupan.
3. Unsur-unsur Budaya
Unsur budaya adalah sistem nilai, gagasan, dan keyakinan yang dimiliki manusia dalam menentukan perilakuknya sebagai mahluk sosial seperti bangunan, baju, mobil, rumah , dan lain-lain. Unsur budaya dapat membentuk perilaku seseorang dalam menjalani kehidupan.
B. Mengapa Banyak yang Tidak Peduli Kebersihan
Karena siswa-siswi tidak mengerti arti pentingnya kebersihan. Siswa-siswi mengira bahwa kebersihan itu hanya untuk keindahan lingkungan semata. Bahwa kebersihan itu dapat menjadikan kita menjadi nyaman dan dapat menghindarkan kita dari penyakit yang mengancam kita. Di paragraf ini kami akan membahas arti penting lingkungan hidup.
1. Lingkungan sebagai wahana bagi kelanjutan kehidupan.
Lingkungan hidup merupakan tempat berinteraksinya mahluk hidup yang membentuk suatu sistem jaringan kehidupan. Di dalamnya terdapat siklus yang menunjang kehidupan. Siklus-siklus ini merupakan sistem yang mengatur proses kelanjutan kehidupan. Meskipun kita hidup dengan berbagai suku, bangsa, agama yang berbeda, namun kita harus saling berinteraksi untuk melanjutkan kehidupan.
2. Lingkungan sebagai tempat tinggal
Lingkungan merupakan tempat tinggal semua mahluk hidup mulai tingkat rendah sampai ke tingkat tinggi. Lingkungan aman dan nyaman merupakan tempat tinggal yang diperlukan oleh mahluk hidup. Dengan demikian kita dapat berinteraksi dan berkembang biak untuk meneruskan keturunan.
3. Lingkungan sebagai tempat mencari makan
Selain untuk tempat tinggal, lingkungan juga merupakan tempat untuk mencari makan bagi mahluk hidup. Mahluk hidup saling berinteraksi membentuk piramida makanan
C. Manfaat menjaga kebersihan
Kita dapat terhindar dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu kesehatan kita. Kebersihan dapat menjadikan lingkungan hidup menjadi nyaman dan kita dapat beriteraksi dengan mahluk lain lebih baik.
D. Dampak bagi Kehidupan

- Positif
Kebersihan dapat menghindarkan kita dari bahaya kesehatan yang mengancam kita. Kebersihan dapat menjadikan lingkungan hidup menjadi nyaman dan bersih.
- Negatif
Kesehatan kita dapat sering terganggu karena kebersihan ingkungan hidup kita tercemar. Keindahan lingkungan hidup menjadi tidak enak dipandang.
Keberadaan lingkungan hidup sangat dipengaruhi oleh aktivitas yang terjadi di dalamnya. Seringkali aktifitas tersebut menyebabkan kerusakan lingkungan hidup. Kerusakan lingkungan hidup terdiri atas dua jenis, yaitu kerusakan akibat alam dan kerusakan akibat manusia.
1. Kerusakan akibat alam
a. Letusan Gunung Berapi
Letusan gunung berapi merupakan salah satu aktivitas dari vulkanisme.
b. Gempa Bumi
Gempa merupakan pergeseran kulit bumi yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
c. Angin Topan
Angin topan aalah angin yang berhembus dengan kecepatan (>
d. Banjir
Banjir sering terjadi pada musim hujan dengan curah hujan yang tinggi. Banjir merupakan genangan air yang cukup luas.
2. Kerusakan akibat manusia
a. Kerusakan Hutan
Hutan merupakan bagian sumber daya alam yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain itu, hutan berperan sebagai penyaring udara dan penyimpan air. Namun demikian, hutan menjadi sumber utama kebutuhan manusia dan mudah didayagunakan, maka hutan telah banyak mengalami kerusakan
b. Pencemaran Lingkungan
Pencemaran lingkungan adalah masuknya limbah hasil kegiatan manusia ke dalam suatu wilayah tertentu sehingga kualitas lingkungan wilayah tersebut menjadi berubah tidak sesuai lagi dengan peruntukkannya.
Kami juga mempunyai gambar-gambar tentang kerusakan lingkungan hidup yang telah kami bukukan. Gambar-gambar tersebut dapat dilihat di kliping geografi.
E. Cara Menjaga Kebersihan
- Dilakukan minggu bersih untuk bergotong royong membersihkan lingkungan hidup dari kotoran-kotoran.
- Usahakan membuang sampah pada tempatnya yang telah tersedia.
- Apabila membuang sampah jangan biarkan sampah itu menggunung, usahakan sampah dibakart atau didaur ulang untuk dimanfaatkan.
- Jangan sekali-kali membuang limbah di sungai, karena dapat mencemari sungai itu.
- Usahakan jangan membuang sampah di sungai, karena dapat menimbulkan sungai itu menjadi kotor dan kalau sungai itu mampet, dapat menimbulkan banjir.
- Daerah di mana sesuatu mahluk hidup berada.
- Keadaan/kondisi yang melingkupi suatu mahluk hidup.
- Keseluruhan keadaan yang meliputi suatu mahluk hidup atau sekumpulan mahluk hidup, terutama:
- Kombinasi dari berbagai kondisi fisik di luar mahluk hidup yang mempengaruhi pertumbuhan, perkembangan dan kemampuan mahluk hidup untuk bertahan hidup.
- Gabungan dari kondisi sosial and budaya yang berpengaruh pada keadaan suatu individu mahluk hidup atau suatu perkumpulan/komunitas mahluk hidup.
Definisi Lingkungan Hidup Indonesia
Menurut Undang Undang No. 23 Tahun 1997, lingkungan hidup adalah kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain. Sedangkan ruang lingkup lingkungan hidup Indonesia meliputi ruang, tempat Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berWawasan Nusantara dalam melaksanakan kedaulatan, hak berdaulat, dan yurisdiksinya.Dalam lingkungan hidup terdapat ekosistem, yaitu tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktivitas lingkungan hidup.
Merujuk pada definisi di atas, maka lingkungan hidup Indonesia tidak lain merupakan Wawasan Nusantara, yang menempati posisi silang antara dua benua dan dua samudera dengan iklim tropis dan cuaca serta musim yang memberikan kondisi alamiah dan kedudukan dengan peranan strategis yang tinggi nilainya, tempat bangsa Indonesia menyelenggarakan kehidupan bernegara dalam segala aspeknya.
Secara hukum maka wawasan dalam menyelenggarakan penegakan hukum pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia adalah Wawasan Nusantara.
Al-Quran dan As-Sunnah Tentang Lingkungan Hidup
PendahuluanPendidikan yang baru dan termasuk paling penting pada masa sekarang ialah pendidikan lingkungan. Pendidikan tersebut berkaitan dengan pengetahuan lingkungan di sekitar manusia dan menjaga berbagai unsurnya yang dapat mendatangkan ancaman kehancuran, pencemaran, atau perusakan.
Pendidikan lingkungan telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Abu Darda’ ra. pernah menjelaskan bahwa di tempat belajar yang diasuh oleh Rasulullah SAW telah diajarkan tentang pentingnya bercocok tanam dan menanam pepohonan serta pentingnya usaha mengubah tanah yang tandus menjadi kebun yang subur. Perbuatan tersebut akan mendatangkan pahala yang besar di sisi Allah SWT dan bekerja untuk memakmurkan bumi adalah termasuk ibadah kepada Allah SWT.
Pendidikan lingkungan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berdasarkan wahyu, sehingga banyak kita jumpai ayat-ayat ilmiah Al-Qur’an dan As Sunnah yang membahas tentang lingkungan. Pesan-pesan Al-Qur’an mengenai lingkungan sangat jelas dan prospektif. Ada beberapa tentang lingkungan dalam Al-Qur’an, antara lain : lingkungan sebagai suatu sistem, tanggung jawab manusia untuk memelihara lingkungan hidup, larangan merusak lingkungan, sumber daya vital dan problematikanya, peringatan mengenai kerusakan lingkungan hidup yang terjadi karena ulah tangan manusia dan pengelolaan yang mengabaikan petunjuk Allah serta solusi pengelolaan lingkungan.
Adapun As-Sunnah lebih banyak menjelaskan lingkungan hidup secara rinci dan detail. Karena Al-Qur’an hanya meletakkan dasar dan prinsipnya secara global, sedangkan As-Sunnah berfungsi menerangkan dan menjelaskannya dalam bentuk hukum-hukum, pengarahan pada hal-hal tertentu dan berbagai penjelasan yang lebih rinci.
“Dan Kami telah menghamparkan bumi dan menjadikan padanya gunung-gunung dan Kami tumbuhkan padanya segala sesuatu menurut ukuran. Dan Kami telah menjadikan untukmu di bumi keperluan-keperluan hidup, dan (Kami menciptakannya pula) makhluk-makhluk yang kamu sekali-kali bukan pemberi rezeki kepadanya.” (QS. 15 : 19-20)


0 komentar:
Posting Komentar